Kehidupan Sehari Hari Santri Yang di Lockdown

Assalamualaikum,

Kehidupan Sehari Hari Santri Yang di Lockdown

Perkenalkan nama saya Musthafa Dzaki Nugraha, saya adalah santri IDN Boarding School yang dipulangkan karena virus Covid-19.

Ketika saya bangun tidur, saya pergi ke toilet untuk cuci muka dan berwudhu, dan setelah itu saya melakukan shalat shubuh berjamaah dirumah, Kenapa dirumah? Karena jika kemasjid dikhawatirkan akan terkena virus tersebut, setelah saya melakukan shalat shubuh saya melanjutkan hafalan saya sampai sekitar jam 6 kurang. Setelah itu saya juga mengerjakan beberapa tugas yang diberikan oleh guru saya yang belum sempat dikerjakan.

Setelah itu, saya mandi untuk bersiap siap melakukan pembelajaran online yang dilakukan oleh guru saya dari IDN, saya melakukan pembelajaran online tersebut dari jam delapan sampai jam setengah dua belas, dan setelah saya melakukan pembelajaran online, saya melakukan shalat dzuhur, setelah shalat dzuhur saya sempatkan untuk bermain game bersama teman teman saya, setelah bermain game, ada pembelajaran online lagi dari jam satu sampai jam setengah tiga mata pelajaran nya adalah Bahasa Inggris dan keesokanya adalah diniyah jadi diselang seling pembelajaran nya, dan setelah itu saya sempatkan untuk tidur siang dan setelah saya mendengar adzan saya segera untuk melakukan shalat ashar.

Di waktu sore hari, saya bermain game dengan teman teman saya sampai jam lima dan jika teman teman saya tidak ada yang online maka saya memutuskan untuk menonton  beberapa film, setelah itu saya mandi dan bersiap siap untuk melakukan shalat maghrib, disela sela waktu antara maghrib dan isya saya melanjutkan hafalan saya lagi, dan setelah saya mendengar adzan isya saya bersegera untuk melakukan shalat isya, setelah saya melakukan shalat isya saya melakukan beberapa tugas yang tersisa untuk dikumpulkan, kemudian saya bersiap siap untuk melakukan tidur.

Jadi mungkin itu saja yang bisa santi terlockdown ini ceritakan, mohon maaf bila ada beberapa perkataan yang tidak menyenangkan atau menyinggung karena santri ini juga manusia dan juga bisa khilaf. Wabilahi Taufiq Wal Hidayah

Wassalamualaikum


Komentar

Posting Komentar